NIM : 141910029
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Kuliah : SistemSosialBudaya Indonesia
Dosen : SumarniBayu Anita S.sos,
M.A
SistemSosialBudaya
Indonesia (JacobusRanjabar):
Saat pembagian tugas untuk mereview buku Sistem Sosial Budaya
Indonesia karangan Jacobus Ranjabar ,ternyata sayadapat bagian bab1 untuk direview .
Bab1 ini adalah Pendahuluan dan terbagi menjadi 8 butir judul sub yang bisa diulas yakni,
Konsep Dasar Sistem Sosial Budaya, SistemSosial dan Sistem Budaya,Manusia dan Peradaban dalam Kehidupan Sosial Budaya,Pengertian Sistem Sosial Budaya, Kehidupan Masyarakat sebagai Sistem Sosial dan Sistem Budaya, Kebudayaan dan Masyarakat,
Masalah-masalah Sosial Kebudayaan dan Masyarakat, dan Pemecahan Masalah Sosial. Dari semua judul itu saya ingin mengkaji lebih tentang
“Pengertian Sistem Sosial Budaya” pada butir judul sub ke-4.
Bila ditarik garis besar dari penggambaran Jacobus Ranjabar mengenai Kebudayaan
Indonesia di era Modernisasi di buku tersebut, diketahui bahwa Budaya dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan yaitu dari segi sistem,
konsep, struktur, dan Kebudayaan itu sendiri.
Sistem sosial budaya merupakan konsep untuk menelaah
asumsi-asumsi dasar dalam kehidupan masyarakat. Pemberian makna konsep sistem
sosial budaya dianggap penting karena tidak hanya untuk menjelaskan apa yang
dimaksud dengan sistem sosial budaya itu sendiri, tetapi memberikan eksplanasi deskripsinya melalui kenyataan didalam kehidupan
masyarakat.
(JacobusRanjabar, 2006 )
Konsep merupakan ide, gagasan, atau pemikiran-pemikiran
yang menjadidasar
(pembawa arti ).Pada dasarnya konsep masih berwujud abstrak atau hanya angan-angan saja.
Sistem Sosial Budaya
a.Sistem
Sistem merupakan pola-pola keteraturan; kesatuan yang
terdiri darikomponen atau elemen yang saling berhubungan.
b. Budaya
Budaya sangat erat hubungannya dengan masyarakat.
Segalasesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan olehkebudayaan yang
dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.
Komponen Utama dalam Kebudayaan
1. Kebudayaan
Material
Mengacu pada semua ciptaan manusia yang konkret
2.
Kebudayaan
Nonmaterial
Ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke
generasiJadi, konsep dalam sistem sosial budaya dapat dideskripsikan sebagai
suatu pemikirandan ide yang berisikan mengenai komponen-komponen pembentuk
kebudayaan suatumasyarakat.
Pengertian sistemMenurut Tatang M. Amirin“Sistem
berasal dari bahasa Yunani yang berarti :
1.
Suatu hubungan
yang tersusun atas sebagian bagian
2.
Hubungan yang
berlangsung diantara satuan-satuan ataukomponen-komponen secara teratur.
SosialBerarti segala
sesuatu yang beralian dengan sistem hidup bersama atauhidup bermasyarakat dari orang atau sekelompok orang
yang didalamnya sudahtercakup struktur, organisasi, nila-nilai sosial, dan
aspirasi hidup serta caramencapainya.
BudayaBerarti cara
atau sikap hidup manusia dalam hubungannya secara
timbalbalik dengan alam dan
lingkungan hidupnya yang didalamnya tercakup
pula segala hasil dari cipta, rasa,
karsa, dan karya, baik yang fisik material
maupun yang psikologis, dan spiritual.
Kehidupan Masyarakat Sebagai Sistem Sosial dan Budaya
Kehidupan masyarakat dipandang sebagai
suatu sistem atau sistem
sosial,yaitu suatu keseluruhan bagian atau unsur-unsur
yang saling berhubungan dalam suatu kesatuan.
Alvin L.
Bertrand, suatu sistem sosial terdapat :
a.
Dua orang atau
lebih
b.
Terjadi
interaksi antara mereka
c.
Bertujuan
d.
Memiliki
struktur, harapan-harapan bersama yang didomaninya.Dalam sistem sosial pada
umumnya terdapat proses yang saling mempengaruhi. Hal ini disebabkan karena
adanya saling keterkaitan antara satu unsur dengan unsur lainnya.
Margono
Slamet, sistem sosial dipengaruhi oleh ekologi;
demografi;kebudayaan;kepribadian;
waktu, sejarah, dan latar belakang.
Ciri utama sistem sosial menerima unsur-unsur dari
luar (terbuka).Namun juga menimbulkan terjalinnya ikatan antar unsur-unsur
dengan unsurlainnya(internal) dan saling pertukaran antara sistem
sosial itu sendiri dengan lingkungannya (eksternal).
Proses-proses
dalam sistem sosial :
a.
Komunikasi
b.
Memelihara
tapal batas
c.
Penjalinan
sistem
d.
Sosialisasi
e.
Pengawasan
sosial
f.
Pelembagaan
g.
Perubahan
sosial

Tidak ada komentar:
Posting Komentar