Nama : Mutiah AyuNingsih
Nim : 141910029
Kelas : IK1B
Dosen Pembimbing : Sumarni Bayu Anita. S,Sos,.M.A.
Review
Surrogates
Awalnya saya tidak pernah tau film
SURROGATES ? tetapi dosen saya memberi kan kami tugas untuk mereview film ini
dan sebelumnya kami sudah nonton bersama
film ini dikelas saat mata kuliah sosiologi kalau tidak salah itu tanggal
10-11-2014
Robot is a Robot
Kenapa bisa ada surrogates ?
Jika kita lihat ini dari culture
kebudayaan sosiologi menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
“yaitu semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat”,“karya masyarakat
menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan (material culture) yang diperlukan
oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya
dapat diabadikan pada keperluan masyarakat.”
Ternyata Surrogates itu dalam bahasa
Indonesia adalah “Pengganti”. Saya baru tahu ini, ternyata ada ya di kamus
untuk kata Surrogates”tapi berhubung di film ini kenal dengan nuansa robot, dan
pada film ini arti “Surrogates” itu
menjadi “Robot Pengganti”.
Kalau kita pikir bagaimana kehidupan
manusia bisa digantikan dengan “Robot Pengganti” ?
Diceritakan secara singkat terlebih
dahulu mengenai asal muasal Surrogates,
membawa
kita yang menonton ke sebuah dunia utopia di masa depan dimana teknologi sudah
menjadi kebutuhan primer dan sementara si manusia itu sendiri dapat duduk
dirumah dengan aman sentosa dan mengendalikan robot tersebut. Hal
ini mempengaruhi perubahan sosialnya “perubahan sosial terjadi sebagai hasil
dari faktor-faktor ekologis dan demografis, yang mengubah kehidupan masyarakat
dari kondisi tradisional yang diikat solidaritas mekanistik, ke dalam kondisi
masyarakat modern yang diikat oleh solidaritas organistik.” Emile Durkheim
Penggunaan Surrogets ini merupakan sebuah Sugesti yang merupakan suatu proses di mana seorang individu menerima suatu cara penglihatan atau pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu dan juga Identifikasi untuk mempersamakan dirinya dengan orang lain.
Penggunaan Surrogets ini merupakan sebuah Sugesti yang merupakan suatu proses di mana seorang individu menerima suatu cara penglihatan atau pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu dan juga Identifikasi untuk mempersamakan dirinya dengan orang lain.
Namun ternyata tidak semua kalangan
menghendaki adanya Surrogates, terdapat suatu komunitas yang menentangnya,ini
berkaitan dengan salah satu klasifikasi tipe kelompok sosial dari seorang
sosiolog Jerman Georg Simmel, “mengambil ukuran besar-kecilnya jumlah angota,
bagaimana individu memengaruhi kelompoknya serta interaksi sosial dalam
kelompok tersebut.” Dan Komunitas ini
dipimpin oleh seorang yg di sebut “the prophet”. Ia beranggapan kehidupan
semacam itu adalah kebohongan, karena semua yang tampak adalah palsu. JBAF
Mayor Polak a : Sosiologi, suatu Buku
Pengantar Ringkas , (Jakarta : Penerbit dan Balai Buku Ikhtiar, 1966)“Anggota-anggota suatu kelompok sosial
tertentu sedikit banyak akan mempunyai kecenderungan untuk menganggap bahwa
segala sesuatu termasuk dalam kebiasaan-kebiasaan kelompoknya sendiri sebagai
sesuatu yang terbaik apabila dibandingkan dengan kebiasaan-kebiasaan kelompok
lain.”
Karena itu hal ini menuai pertikaian,bila
gejala seperti ini kita lihat dari pengertian sosiologi yang dikemukakan oleh Roucek
dan Warren “sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara
manusia dalam kelompok-kelompok.”
Plot cerita di awal film ini sama sekali
tidak istimewa, ada pembunuh bayaran yang mengikuti incarannya, kemudian
membunuh incarannya. Hal ini sangat mengejutkan banyak pihal khususnya FBI,karena
pembunuhan dilakukan tanpa interaksi langsung dengan si operator atau pemilik
Surrogates. Hingga agen FBI Tom Greer dan rekannya diterjunkan untuk mengungkap
kasus itu, dan agen Greer nyaris mendapatlkan bukti. Namun sayang , karena
memasui wilayah anti Surrogates akhirnya robot pengganti miliknya “tewas”
tertembak sesaat setelah lengannya putus dan tubuhnya digantung diatas tiang. Ini
menunjukkan bahwa ini adalah jenis Kelompok Asosiasi (Associational grup)
kelompok asosiasi ini mempunyai bentuk tetap, ciri-ciri kelompok asosiasi
adalah :
1.Terjadi karena
sengaja direncanakan/dibuat,
2.terorganisasi dalam
suatu wadah,
3.ada interaksi,interalasi,dan
komunikasi secara terus menerus,
4.kesadaran berkelompok
sangat kuat,dan
5.kehadiran bersifat
tetap.
Dan diakhir cerita film ini Greer lalu
pergi ke rumah Dr. Canter (pencipta Surrogates) dia yang berencana membunuh
semua operator Surrogate dengan menggunakan virus. Setelah itu Dr. Canter menelan pil sianida lalu Greer mengambil alih
dan berhasil menghentikan virus dengan dibantu oleh Boby(seorang insinyur
computer). Greer berhasil menghentikannya untuk sementara tapi Greer memilih
untuk menonaktifkan semua surrogate sehingga seluruh surrogate di dunia menjadi
nonaktif. Dan akhirnya, semua masyarakat keluar rumah dan mulai banyak berita
bermunculan yang menyatakan “bahwa manusia harus dalam melanjutkan hidup
tanpa Surrogate”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar